Pembangunan Embung di Desa Tanjung Ratu Oleh CV Sama Cinta Konstruksi Diduga Beraroma Korupsi: LPK Akan Lapor Kejaksaan

Lampung Selatan, RuangNews.id – Proyek pembangunan embung di Desa Tanjung Ratu Kecamatan Katibung Kabupaten Lampung Selatan yang bersumber dari APBD Provinsi Lampung 2023 diduga beraroma Korupsi,(Sabtu 23 Desember 2023).

Pasalnya proyek embung yang dikerjakan oleh CV. Sama Cinta Konstruksi yang menelan anggaran Rp.659,263,380,03 dengan No.Kontrak 600.1.4.3/73/1.03.02.06/SPK/APBD-P/V.04/XI/2023 dan pelaksanaan kegiatan 45 hari tersebut, pada awal pembangunan tak terpasang papan informasi, hal ini diduga dilakukan pihak kontraktor dengan tujuan dan maksud untuk meraup keuntungan besar.

Kejanggalan proyek pembangunan embung di desa tanjung ratu tersebut terlihat dari alasan pihak pelaksana terkait tidak terpasangnya papan informasi dengan alasan belum dikirim oleh pihak kontraktor, padahal sudah jelas aturan UU yang mewajibkan pemasangan papan informasi proyek.

Selanjutnya setelah beberapa kali awak media mengkonfirmasi terkait papan informasi akhirnya meskipun pekerjaan hampir selesai pihak pelaksana baru memasang papan informasi proyek.

Namun selang beberapa hari papan informasi tersebut dicopot kembali oleh pelaksana, hal ini tentunya menjadi tanda tanya besar dimasyarakat, ada apa dengan proses pembangunan embung sehingga informasi tentang proyek harus ditutup-tutupi?

Menanggapi bongkar pasang papan informasi proyek embung yang dikerjakan oleh CV. Sama Cinta Konstruksi tersebut, Husni Piliang ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Gema Masyarakat Lokal (LPKSM-GML) Kabupaten Lampung Selatan meminta pihak terkait maupun APH untuk segera turun ke lapangan guna memastikan pekerjaan proyek tersebut dilaksanakan sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan.

“Kalau pasang plang aja nggak mau, apalagi plangnya dibongkar pasang, tentunya diduga ada hal yang ditutupi, padahal sudah jelas aturannya, sebaik pihak terkait turun ke lokasi untuk memastikan pekerjaan proyek pembangunan embung dilaksanakan sesuai ketentuan,” terang Husni pada wartawan, (Jumat 22 Desember 2023).

Lebih lanjut Husni juga mengatakan tidak menutup kemungkinan tim LPK akan melakukan pelaporan langsung ke kejaksaan, oleh sebab itu tim LPK akan segera turun ke lokasi untuk melakukan investigasi lebih mendalam terkait proses pengerjaan proyek embung yang menelan anggaran ratusan juta tersebut.

“Tim LPK akan turun ke lokasi, Kalau ditemukan kejanggalan, bila diperlukan kami akan melakukan pelaporan ke kejaksaan,”tegasnya.

Masih menurut Husni, Dirinya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melakukan pengawasan terhadap proyek pemerintah yang notabene pembiayaannya menggunakan uang rakyat sehingga jika ditemukan kejanggalan-kejanggalan dalam proses pengerjaan, masyarakat bisa melaporkan kepada aparat penegak hukum.

“Masyarakat harus pro aktif melakukan pengawasan terhadap proyek yang menggunakan anggaran negara, sebab yang akan menikmati kan masyarakat juga, jadi kalau ada yang dilihat janggal segera lapor,”imbuhnya.

Husni juga meminta kepada pihak terkait agar memberikan sanksi yang tegas terhadap kontraktor-kontraktor nakal, tanpa terkecuali terhadap CV. Sama Cinta Konstruksi jika terbukti melanggar aturan yang berlaku.

“Sebaiknya kontraktor-kontraktor nakal itu, diganjar dengan hukuman yang setimpal, agar menimbulkan efek jera, termasuk CV. Sama Cinta Konstruksi, jika terbukti salah maka sebaiknya dibekukan saja, termasuk seluruh yang berkaitan dengan perusahaan tersebut, sebab korupsi di Indonesia harus dilenyapkan sampai ke akar-akarnya,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.