Tak Transparan Pengurus KONI Lamsel Mundur

Lampung Selatan, RuangNews.id – Ketidak transparan Nursyamsi Selaku Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung Selatan dalam mengelola anggaran hibah yang diterima dan mandeknya berbagai kegiatan KONI, diduga menjadi salah satu penyebab mundurnya Sekretaris Umum (Sekum) KONI Lamsel Desyanto, dan Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan KONI Agus Heriyanto.

Dari hasil wawancara via WhatsApp yang dilakukan awak media ini kepada Desyanto menjelaskan, pengunduran dirinya dari pengurusan KONI Lamsel bukan karena masalah pribadi dengan Nursyamsi Selaku ketua KONI setempat melainkan karena ketidak cocokan pada kepemimpinan Nursyamsi dalam mengelola KONI setempat.

Seperti, ketidak transparan dalam penggunaan dana hibah serta mandeknya kegiatan KONI selama kurang lebih 11 bulan terkahir.

“roda organisasi dan pembinaan terhadap cabang olahraga (cabor) dan atlet tidak berjalan sesuai dengan roda organisasi serta tidak kejelasan program kedepanya,” ungkapnya.

Desyanto melanjutkan, Surat pengunduran dirinya sudah diserahkan kepada salah satu pengurus pada Minggu, 19 November 2023 lalu.

Tak berbeda jauh dengan Desyanto, Agus Heriyanto dalam wawancaranya mengungkapan bahwa penyebab pengunduran dirinya dari pengurusan KONI disebabkan karena tidak adanya kejelasan pada penggunaan anggaran KONI yang berdampak pada tidak adanya kegiatan yang dapat meningkatkan prestasi KONI Lamsel ke depan.

Selanjutnya dia mengatakan jika Ketua KONI tidak memiliki rasa keadilan termasuk terkait honor, serta tidak adanya perhatian atau pembinaan kepada seluruh cabang olahraga.

Melihat alasan dari kedua pengurus yang mengudurkan diri tersebut menjadi pembukaan awal tabir penggunaan anggaran KONI tersebut.

Sampai berita ini dipublikan Ketua KONI setempat belum bisa dihubungi. Lalu berapa besaran anggaran yang diterima KONI dan apa saya peruntukan anggaran tersebut tunggu edisi selanjutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.