Sembako Solusi Ala PLTU Sebalang Redam Gejolak Debu Limbah Batu Bara

Lampung Selatan, RuangNews.id – Demi meredam gejolak akibat polusi debu limbah batu bara PLTU Sebalang yang dikeluhkan warga, manajemen PLTU Sebalang berikan sembako kepada warga masyarakat Sebalang Desa Tarahan Kecamatan Katibung Kabupaten Lampung Selatan.

Hal ini tentunya menjadi pertanyaan besar, pasalnya apa korelasinya antara debu limbah batu bara dengan sembako, dan apakah sembako bisa menjadi solusi untuk mencegah terjadinya polusi udara akibat debu limbah batu bara…?

Berdasarkan informasi yang diterima redaksi media RuangNews Kamis 02 November 2023, nilai sembako sekitar kurang lebih Rp 70 ribu yang akan diterima warga per 3 bulan sekali, adapun paket sembako tersebut terdiri dari 2 kg beras, 1 pcs teh, 1 pcs minyak goreng, 1 pcs kecap dan 2 bungkus mie.

Menanggapi hal tersebut ketua DPD LPKSM-GML Kabupaten Lampung Selatan Husni Piliang sangat menyayangkan sikap manajemen PLTU Sebalang yang terkesan tidak profesional.

Sebab menurutnya pihak PLTU Sebalang seharusnya lebih mengutamakan bagaimana cara menanggulangi limbah debu batu bara bukan sebaliknya memberikan sembako yang tidak ada korelasinya dengan penanggulangan polusi debu limbah batu bara.

” Harus dicari dong solusinya, gimana cara menanggulangi debu, bukan malah warga di iming-imingi sembako,” Kata Husni.

Husni juga menduga pemberian sembako kepada warga merupakan upaya pihak manajemen PLTU Sebalang untuk membungkam warga masyarakat dusun sebalang yang selama ini merasa tidak nyaman dengan kondisi lingkungannya yang tercemar oleh debu limbah batu bara.

” Saya duga pemberian sembako itu adalah upaya meredam gejolak di masyarakat, perlu kita hargai juga upaya pihak PLTU Sebalang tersebut, walaupun nggak jelas apa hubungannya sembako dengan debu,” Ungkapnya.

Sementara itu salah seorang warga sebalang yang enggan disebutkan namanya mengatakan, masyarakat Sebalang tidak alergi dengan pihak PLTU Sebalang, sebab menurutnya hadirnya PLTU Sebalang diharapkan bisa membawa manfaat bukan malah sebaliknya menimbulkan keresahan di masyarakat.

Dirinya juga sangat menyayangkan pihak manajemen PLTU Sebalang yang terkesan tertutup dan sulit untuk diajak berkomunikasi, Ia juga tidak menampik pihak PLTU Sebalang sudah ada kontribusi untuk masyarakat, akan tetapi bukan berarti segala bentuk kegiatan perusahaan yang berdampak negatif merugikan masyarakat bisa ditolerir.

“Saya minta pihak PLTU Sebalang lebih bersikap profesional dalam segala aspek sehingga masyarakat bisa hidup nyaman tanpa dihantui polusi debu,” Tutupnya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.