Sepanjang 2022 Rutan Kelas IIB Padang Terima 1.124 Warga Binaan Pemasyarakatan

Padang, RuangNews.id – Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Kelas IIB Padang, Muhammad Mehdi mengungkapkan, sepanjang tahun 2022, pihaknya telah menerima sebanyak 1.124 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dari sejumlah daerah di Sumatera Barat.

Mehdi merinci, dari sebanyak 1.124 orang tersebut, pertama 1.044 orang merupakan tahanan umum Kejari Padang, kemudian 46 orang tahanan Kejari Mentawai dan 34 orang tahanan khusus (Tipikor) dari sejumlah daerah.

Namun kata Mehdi, kebanyakan WBP yang ada di Rutan Padang berasal dari wilayah Kota Padang dan Kepulauan Mentawai.

“Kemudian untuk WBP kasus Tindak Pidana Korupsi di Sumbar juga masuk kesini, karena PN Tipikor hanya ada di Padang, jadi semua di titipkan kesini,” ungkapnya.

Mehdi menjelaskan, hingga saat ini jumlah WBP yang ada dalam Rutan Padang sebanyak 672 orang dengan jumlah kapasitas sebanyak 620 orang.

“Dengan angka 672 tersebut bisa dibilang agak lebih sedikit, namun tidak terlalu banyak kapasitasnya. Nah, untuk mengantisipasi kelebihan tersebut, kita melakukan upaya pemindahan secara berkala ke Rutan atau pun Lapas lainnya,” kata Mehdi.

“Sementara itu, jumlah Narapidana yang sudah bebas pada tahun 2022 ini ada sebanyak 459 orang,” imbuhnya.

Lebih lanjut terang Mehdi, selama tahun 2022, Rutan Padang juga menangani beberapa kasus, yaitu penyelundupan narkoba sebanyak 2 kali dan percobaan pelarian sebanyak 2 kali.

Kemudian ia menyampaikan, pada tahun 2023 nanti akan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas perawatan terhadap Warga Binaan, terutama untuk meningkatkan keterampilan dari seluruh warga binaan.

“Tahun depan kami terus berkomitmen untuk meningkatkan perawatan terhadap Warga Binaan dan membina dengan lebih baik. Tugas kita di Rutan adalah membekali warga binaan dengan berbagai bentuk pembinaan agar setelah menjalani pidana, bisa diterima kembali oleh masyarakat dan tidak mengulangi kesalahan yang sama. Untuk melaksanakan tugas tersebut, Rutan Padang tidak bisa bekerja sendiri tanpa kerja sama dengan instansi lain baik pemerintah ataupun non pemerintah,” kata dia. (don)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.