MusrenbangDes Sidomekar Perioritaskan Pembangunan Fisik dan Ketahanan Pangan

Lampung Selatan, RuangNews.id – Pemerintah Desa Sidomekar Kecamatan Katibung Kabupaten Lampung Selatan menggelar MusrenbangDes tahun 2023 yang dilaksanakan dibalai desa setempat dan dihadiri oleh Camat Katibung, Kepala Desa Sidomekar, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, BPD, LPM, PD, PLD, KUPTD PUPR, KUPTD Kesehatan, KUPTD Peternakan, tokoh masyarakat,tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, dan seluruh perangkat desa Sidomekar, Senin 14/11/2022.

Musrenbangdes merupakan agenda rutin tahunan guna menjaring aspirasi, usulan kegiatan pembangunan, yang akan dilaksanakan oleh pemerintah melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait yang bertujuan untuk menentukan skala prioritas kegiatan pembangunan Desa.

Camat Katibung Firdaus Adam S.STP.MM diwakili Kasi Ekobang Sutikna menyampaikan terkait usulan-usulan yang akan diajukan dalam agenda musrenbangDes ini, akan tetapi tetap mengedepankan kepentingan masyarakat sehingga hasilnya benar-benar bisa dirasakan oleh masyarat.

“Saya mewakili pak camat, saya minta usulan yang akan menjadi skala prioritas harus mengedepankan kepentingan warga,” ujar Sutikna.

Suparyanto Kepala Desa Sidomekar dalam sambutannya mengatakan, guna mendukung dan meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat maka Pemerintah Desa Sidomekar untuk tahun 2023 akan memperiotaskan pembangunan fisik yang tertunda akibat dampak pamdemi Covid-19 namun tetap mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes).

“Untuk tahun 2023 kita akan fokus pada pembangunan fisik yang tertunda, sehingga bisa mendukung perekonomian warga namun tetap mengacu pada RPJMDes,”Kata Suparyanto.

“Terkait ketahanan pangan, BLT DD juga menjadi skala prioritas,”imbuh Suparyanto.

Ditempat yang sama Bhabinkamtibmas Desa Sidomekar Bripka Iyon Sugiono mewakili Kapolsek Katibung meminta warga masyarakat Desa Sidomekar agar menjaga keamanan dengan mengaktifkan kembali siskamling sehingga situasi dan kondisi Desa Sidomekar kondusif, Ia juga mengatakan agar masyarakat menyampaikan secara gamblang apa yang menjadi usulan-usulan masyarakat sehingga desa bisa menentukan skala prioritas pembangunan baik fisik maupun pemberdayaan.

” Saya minta masyarakat untuk mengaktifkan kembali siskamling dan kalau ada usulan terkait pembangunan Desa, masyarakat sampaikan saja,” ucap Iyon.

Sementara itu Farizal Rozi Pendamping Desa (PD) menyoroti terkait kategori penerima BLT DD untuk tahun 2023 , menurutnya penerima BLT DD tahun 2023 adalah masyarakat yang tergolong miskin ekstrim dan maksimal desa menganggarkan 25% dan minimal 3% dari pagu anggaran Dana Desa.(HS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.